Youth Influencer Jatim Digembleng di Beranda Youth Influencer Jatim Digembleng di Beranda Jatim, Dari Personal Branding hingga Promosi UMKM
Ditulis oleh herman - 05 May 2026 05:56
FOTO: Youth Influencer Jatim Saat foto bersama Dok. Kabar pemerintah.com
SIDOARJO, KabarPemerintah.com – Paguyuban Youth Influencer Jawa Timur menggelar kegiatan bertajuk Youth Influencer Visit to Beranda Jatim sebagai bagian dari rangkaian karantina finalis. Agenda ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan, wawasan, hingga pengalaman langsung dalam mengembangkan peran sebagai influencer yang berdampak positif.
Kegiatan yang berlangsung di Beranda Jatim tersebut dibuka oleh Direktur Youth Influencer, Elzy Aureliya. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun citra daerah, terutama melalui kekuatan media digital yang kini semakin luas jangkauannya.
Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan prosesi sashing ceremony yang dipandu Ketua Pelaksana, Nur Azizah. Prosesi ini menjadi simbol resmi dimulainya masa karantina bagi para finalis.
Memasuki sesi inti, para peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah pemateri. Tegar Maulana membagikan pengalaman dan strategi dalam dunia konten kreatif, sementara MH Agiel Taghziyat menekankan pentingnya kepemimpinan dan karakter dalam membangun personal branding yang kuat.
Tak hanya soal kreativitas, peserta juga diperkenalkan pada peran strategis Beranda Jatim sebagai pusat promosi produk UMKM unggulan Jawa Timur. Materi ini disampaikan untuk mendorong kolaborasi antara influencer dan pelaku usaha lokal agar mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk daerah.
Para finalis kemudian diajak melakukan kunjungan langsung ke area Beranda Jatim. Dalam sesi ini, mereka mengeksplorasi berbagai produk lokal sekaligus memproduksi konten kreatif sebagai bentuk praktik nyata dari materi yang telah diterima.
Kegiatan berlanjut dengan pelatihan pengembangan diri, mulai dari catwalk hingga public speaking yang dibawakan Angelina Prahara dan Rif’at Farih. Sesi ini difokuskan untuk meningkatkan kepercayaan diri serta kemampuan komunikasi para peserta di hadapan publik.
Sebagai penutup, suasana karantina semakin cair melalui sesi koreografi dance bersama Najma. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antar finalis.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya piawai dalam membuat konten, tetapi juga memiliki kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta kepedulian terhadap pengembangan potensi lokal di Jawa Timur.
(MAM/YD)
← Kembali ke Daftar