Logo Kabarpemerintah
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Hilirisasi Jadi Jalan Indonesia Menuju Kemakmuran. Komitmen Pendidikan Nasional, Presiden Prabowo Subianto Targetkan Sekolah Modern dan Berbasis Teknologi Rampung 2028. Dari MBG hingga Koperasi Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto Dorong Arus Ekonomi Kembali ke Rakyat.

Waspada Hantavirus, Penyakit Langka dari Tikus yang Bisa Menyerang Paru-Paru dan Ginjal

Ditulis oleh herman - 09 May 2026 23:34

Waspada Hantavirus, Penyakit Langka dari Tikus yang Bisa Menyerang Paru-Paru dan Ginjal

FOTO: Ilustrasi edukasi mengenai Hantavirus yang menunjukkan gejala, cara penularan, serta langkah pencegahan penyakit akibat paparan kotoran dan urine tikus. Dok. Kabar pemerintah.com

JAKARTA, Kabar pemerintah.com - Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Hantavirus, penyakit yang ditularkan melalui tikus dan dapat memicu gangguan serius pada paru-paru maupun ginjal. Meski tergolong langka, infeksi ini dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani dengan cepat.

Hantavirus menyebar melalui urine, air liur, dan kotoran tikus yang terhirup manusia dalam bentuk partikel udara. Risiko penularan biasanya meningkat di lingkungan yang kotor, lembap, serta banyak terdapat sarang tikus, seperti gudang, rumah kosong, area pertanian, hingga tempat penyimpanan makanan.

Gejala awal hantavirus sering kali menyerupai flu biasa. Penderita umumnya mengalami demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, mual, muntah, dan tubuh terasa lemas. Namun dalam beberapa kasus, kondisi dapat berkembang menjadi sesak napas berat akibat gangguan paru-paru atau penurunan fungsi ginjal.

Tenaga kesehatan mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh keberadaan tikus di sekitar rumah. Membersihkan area yang dipenuhi kotoran tikus tanpa perlindungan justru berisiko membuat virus beterbangan dan terhirup.

Hingga kini belum ada obat khusus untuk menyembuhkan hantavirus. Penanganan medis lebih difokuskan pada perawatan intensif guna membantu fungsi pernapasan dan menjaga kondisi organ tubuh pasien. Karena itu, pencegahan menjadi langkah paling penting untuk menghindari penularan.

Edukasi Pencegahan Hantavirus

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan masyarakat untuk mencegah penularan hantavirus:

1. Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar.

2. Menutup rapat tempat penyimpanan makanan agar tidak mengundang tikus.

3. Membersihkan kotoran tikus menggunakan sarung tangan dan masker.

4. Tidak menyapu kotoran tikus dalam kondisi kering karena dapat membuat virus beterbangan di udara.

5. Menggunakan cairan disinfektan sebelum membersihkan area yang terkontaminasi.

6. Menutup lubang atau celah rumah yang menjadi akses masuk tikus.

Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam dan sesak napas setelah terpapar lingkungan kotor atau banyak tikus.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan pola hidup bersih dan sehat sebagai upaya meminimalkan risiko penyebaran berbagai penyakit menular dari hewan ke manusia.

(RBT/MAM)

← Kembali ke Daftar