Logo Kabarpemerintah
Redaksi KabarPemerintah.com, Seputar Fakta Pemerintahan, merupakan platform pemberitaan yang menekankan pada misi good goverment menuju Indonesia emas 2045

Wapres Gibran Laporkan Hasil KTT G20 kepada Presiden Prabowo Setibanya di Jakarta

Ditulis oleh KabarPemerintah.com - 26 Nov 2025 02:14

Wapres Gibran Laporkan Hasil KTT G20 kepada Presiden Prabowo Setibanya di Jakarta

FOTO: Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden di Istana Merdeka Dok. Setpres/Cahyo

JAKARTA, KabarPemerintah.com — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka langsung tancap gas setibanya di Tanah Air setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan. Pada Selasa (25/11/2025), Gibran mendatangi Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka untuk menyampaikan laporan lengkap terkait rangkaian agenda dan capaian diplomatik Indonesia dalam forum tersebut.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Gibran mendarat di Jakarta pada Senin (24/11) malam usai mengikuti seluruh sesi KTT sebagai utusan resmi Presiden. Tanpa menunggu lama, Wapres langsung menggelar pertemuan dengan Presiden Prabowo pada keesokan harinya.

“Setibanya di Jakarta, Wapres Gibran melaporkan hasil KTT G20 kepada Presiden Prabowo, termasuk pembahasan inti dan tindak lanjut berbagai peluang kerja sama internasional,” kata Teddy dalam keterangan tertulis.

Teddy menambahkan, selama forum G20, Gibran aktif menyuarakan kepentingan Indonesia, terutama dalam isu penguatan ekosistem teknologi global, pemerataan akses digital, dan kemitraan internasional yang berkeadilan.

“Ia menegaskan komitmen Indonesia untuk ikut membentuk masa depan teknologi yang inklusif dan tidak meninggalkan negara berkembang,” ujar Teddy.

Selain membawa laporan substantif, Gibran juga menyampaikan sejumlah pesan dari para kepala negara yang ditemuinya selama gelaran G20. Para pemimpin tersebut, kata Teddy, menyampaikan salam hormatnya kepada Presiden Prabowo.

Dan di akhir pernyataannya, Teddy menegaskan kembali makna penting pertemuan keduanya.

“Ini bukan sekadar laporan formal, tetapi bagian dari upaya memastikan setiap peluang kerja sama yang dibuka di G20 dapat langsung ditindaklanjuti untuk kepentingan Indonesia,” pungkas Teddy.

(RBT/M.AM)

← Kembali ke Daftar