Logo Kabarpemerintah
Presiden Prabowo Subianto Tegaskan Hilirisasi Jadi Jalan Indonesia Menuju Kemakmuran. Komitmen Pendidikan Nasional, Presiden Prabowo Subianto Targetkan Sekolah Modern dan Berbasis Teknologi Rampung 2028. Dari MBG hingga Koperasi Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto Dorong Arus Ekonomi Kembali ke Rakyat.

Sering Lemas dan Mudah Capek? Bisa Jadi Kadar Hb Anda Sedang Rendah

Ditulis oleh herman - 08 May 2026 00:07

Sering Lemas dan Mudah Capek? Bisa Jadi Kadar Hb Anda Sedang Rendah

FOTO: Ilustrasi: wanita duduk saat bekerja Dok.KabarPemerintah.com

JAKARTA, Kabar pemerintah.com - Banyak orang mengira tubuh lemas hanya disebabkan kurang tidur atau terlalu banyak aktivitas. Padahal, kondisi tersebut juga bisa menjadi tanda kadar hemoglobin (Hb) dalam darah sedang rendah.

Hemoglobin adalah protein di dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika jumlah Hb menurun, pasokan oksigen ke organ-organ tubuh ikut berkurang. Akibatnya, tubuh jadi mudah lelah, pusing, hingga sulit berkonsentrasi.

Kadar Hb normal pada pria dewasa umumnya berada di angka 13–16,5 gram/dL. Sementara wanita dewasa sekitar 12–16 gram/dL, dan ibu hamil 11–16 gram/dL. Jika hasil pemeriksaan darah menunjukkan angka di bawah batas tersebut, seseorang bisa mengalami anemia atau Hb rendah.

Penyebab Hb Rendah yang Sering Terjadi

Ada beberapa faktor yang dapat membuat kadar Hb turun. Berikut di antaranya:

1. Kurang Asupan Zat Besi

Zat besi menjadi komponen penting dalam pembentukan hemoglobin. Saat tubuh kekurangan zat besi, produksi sel darah merah ikut terganggu.

Selain zat besi, tubuh juga membutuhkan vitamin B12 dan asam folat untuk membantu pembentukan sel darah merah baru. Karena itu, pola makan yang tidak seimbang dapat memicu Hb rendah.

Makanan seperti daging, telur, ikan, bayam, hati ayam, dan kacang-kacangan dapat membantu menjaga kadar Hb tetap stabil.

2. Kehamilan

Ibu hamil cukup sering mengalami penurunan Hb karena volume darah dalam tubuh meningkat selama masa kehamilan.

Jika dibiarkan, kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin, seperti risiko bayi lahir prematur atau berat badan lahir rendah. Karena itu, ibu hamil biasanya dianjurkan rutin mengonsumsi suplemen zat besi dan asam folat sesuai anjuran dokter.

3. Kehilangan Banyak Darah

Hb rendah juga dapat terjadi akibat tubuh kehilangan darah dalam jumlah besar, misalnya karena kecelakaan, operasi, menstruasi berlebihan, atau perdarahan saluran cerna.

Saat darah keluar dalam jumlah banyak, kadar sel darah merah otomatis ikut menurun.

4. Gangguan Darah

Beberapa penyakit darah seperti thalassemia dan leukemia juga bisa menyebabkan kadar Hb rendah.

Penderita biasanya mengalami gejala seperti tubuh cepat lelah, kulit pucat, urine gelap, hingga sesak napas.

5. Penyakit Menahun

Penyakit kronis seperti gangguan ginjal, sirosis hati, hipotiroidisme, hingga gangguan sumsum tulang dapat memengaruhi produksi sel darah merah dalam tubuh.

Akibatnya, kadar Hb menurun secara perlahan tanpa disadari.

Gejala Hb Rendah yang Perlu Diwaspadai

Beberapa tanda Hb rendah yang cukup sering muncul antara lain:

Mudah lelah

Tubuh terasa lemas

Kulit pucat

Pusing dan mata berkunang-kunang

Jantung berdebar

Sesak napas

Jika keluhan tersebut sering muncul, pemeriksaan darah perlu dilakukan untuk memastikan kadar Hb dalam tubuh.

Cara Menjaga Hb Tetap Normal

Menjaga pola makan sehat menjadi langkah penting untuk mencegah Hb rendah. Konsumsi makanan kaya zat besi dan vitamin, serta perbanyak buah yang mengandung vitamin C agar penyerapan zat besi lebih maksimal.

Selain itu, istirahat cukup dan rutin memeriksakan kesehatan juga penting agar kondisi Hb tetap terkontrol.

(MAM/YD)

← Kembali ke Daftar