Logo Kabarpemerintah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 0,69% ke level 6.365,37 pada perdagangan Senin (10/8). Sempat menyentuh level tertinggi di 6.462,74, pergerakan indeks hari ini (11/8) diproyeksikan masih dibayangi koreksi terbatas dengan area support di kisaran 6.300.

Sekda Sumenep Dorong ASN Lebih Disiplin dan Berani Berinovasi

Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 09 Sep 2026 02:00

Sekda Sumenep Dorong ASN Lebih Disiplin dan Berani Berinovasi

FOTO: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep. Dok. Sumenepkab

SUMENEP, KabarPemerintah.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong aparatur sipil negara (ASN) agar tidak sekadar menjalankan rutinitas kerja. Disiplin, tanggung jawab, sekaligus keberanian menciptakan inovasi dinilai menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep, Selasa (8/9/2026).

Menurut Agus, kedisiplinan menjadi salah satu indikator penting dalam membentuk aparatur yang profesional. ASN dituntut tidak hanya hadir di tempat kerja, tetapi juga mampu menyelesaikan tugas sesuai tanggung jawab dan target yang telah ditetapkan.

“Pemerintah daerah dalam membangun aparatur yang profesional salah satu indikatornya harus disiplin. ASN tidak hanya hadir dan menjalankan rutinitas pekerjaan, tetapi memiliki tanggung jawab terhadap tugas dan target sesuai bidang masing-masing,” kata Agus.

Dia menilai tingkat kedisiplinan aparatur memiliki kaitan erat dengan kualitas penyelenggaraan pemerintahan. Sebab, masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, konsisten dan dilakukan oleh aparatur yang memiliki komitmen serta etos kerja.

Karena itu, Agus meminta seluruh pimpinan perangkat daerah memperkuat pembinaan internal di masing-masing lingkungan kerja. Pembinaan tersebut tidak hanya menyangkut persoalan kehadiran, tetapi juga kualitas pekerjaan, tanggung jawab hingga kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

“Setiap perangkat daerah hendaknya memperkuat pembinaan internal. Jangan sampai disiplin hanya dimaknai sebagai persoalan kehadiran, tetapi harus tercermin dalam kualitas pekerjaan, tanggung jawab dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain disiplin, Agus juga meminta ASN membangun budaya inovasi. Perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat yang berlangsung cepat membuat pemerintah daerah harus mampu beradaptasi.

Dia mendorong ASN memiliki keberanian untuk mencari cara baru dalam menyelesaikan persoalan pemerintahan maupun meningkatkan pelayanan publik.

“ASN harus memiliki keberanian untuk mencari terobosan baru dalam menyelesaikan berbagai persoalan pemerintahan maupun pelayanan publik,” tuturnya.

Agus menegaskan, inovasi tidak selalu identik dengan program berskala besar atau penggunaan teknologi yang rumit. Perubahan sederhana dalam pola kerja, pemangkasan prosedur yang tidak diperlukan, pemanfaatan teknologi informasi hingga penguatan koordinasi antarperangkat daerah juga dapat menjadi bentuk inovasi.

Menurutnya, yang terpenting setiap inovasi harus memberikan dampak nyata dan mempermudah pekerjaan maupun pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, ASN di lingkungan Pemkab Sumenep diharapkan memiliki pola pikir terbuka dan tidak takut menghadapi perubahan. Setiap persoalan perlu dicari solusinya dengan cara yang lebih efektif tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.

“Yang jelas, inovasi harus dilakukan dengan memperhatikan aturan, efektivitas anggaran serta kebutuhan masyarakat. Supaya setiap inovasi yang dilahirkan tidak sekadar menjadi gagasan, tetapi benar-benar memberikan dampak dan manfaat,” pungkasnya.

(RSH/MAM)

← Kembali ke Daftar