Satlantas Polres Sumenep Sikat 48 Motor Diduga Dipakai Balap Liar di Jalur Bandara Trunojoyo
Ditulis oleh herman - 20 Apr 2026 21:48
FOTO: Satlantas Polres Kabupaten Sumenep saat mengamankan pelaku balap liar Bandara Trunojoyo, Dok. Sumenepkab.co.id
SUMENEP, KabarPemerintah.com - Satuan Lalu Lintas Polres Sumenep bergerak cepat menindak aksi balap liar yang meresahkan warga di jalur menuju Bandara Trunojoyo, Desa Kacongan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Dalam patroli yang digelar Minggu (19/4/2026) sore, petugas mengamankan puluhan sepeda motor yang diduga digunakan untuk balapan ilegal.
Patroli dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan melibatkan personel gabungan dari Satlantas Polres Sumenep, Polsek Kota, Unit Turjagwali, serta petugas Patko 14.0. Langkah ini diambil setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait maraknya aktivitas balap liar di kawasan tersebut.
Dalam operasi itu, aparat berhasil mengamankan sebanyak 48 unit sepeda motor yang tidak memenuhi spesifikasi teknis. Sebagian kendaraan diketahui menggunakan knalpot brong yang menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi segala bentuk pelanggaran lalu lintas, termasuk aksi balap liar yang berpotensi memicu kecelakaan.
“Kami menindaklanjuti laporan masyarakat dengan patroli dan penertiban secara tegas namun tetap humanis. Balap liar bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak terlibat dalam kegiatan berisiko tinggi tersebut. Menurutnya, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mengawasi anak-anak agar tidak ikut dalam aksi balap liar.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Beny Kuncoro mengatakan patroli serupa akan terus dilakukan secara rutin guna menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif.
Polisi juga berkomitmen memperketat pengawasan di sejumlah titik rawan pelanggaran maupun lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar di wilayah Kabupaten Sumenep.
(MAM/YD)
← Kembali ke Daftar