Puluhan Mahasiswa Kangean Duduki Pemkab Sumenep, Tolak Survei Migas
Ditulis oleh KabarPemerintah.com - 11 Sep 2025 06:11
FOTO: Massa menyampaikan orasi seraya membakar ban bekas di depan kantor Pemkab Sumenep (dok. KabarPemerintah.com)
SUMENEP, Kabarpemerintah.com - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kangean (GMK) menggelar aksi di Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep pada Kamis (11/09). Mereka menolak kegiatan survei seismik migas oleh PT Kangean Energy Indonesia (KEI) yang tengah berlangsung di perairan Kepulauan Kangean.
Dalam aksinya, mahasiswa menilai kegiatan eksplorasi migas di pulau kecil itu hanya menguntungkan korporasi. Sementara masyarakat lokal menanggung risiko kerusakan lingkungan dan hilangnya sumber penghidupan. “Nelayan terancam, ekosistem rusak, tapi masyarakat tidak pernah merasakan manfaat migas,” teriak salah satu orator GMK di depan kantor Pemkab.
GMK juga mengecam sikap diam pemerintah daerah yang dianggap abai terhadap keresahan masyarakat. Mereka menyebut Pemkab Sumenep gagal melindungi warga dari ancaman ekologis. “Ini bentuk pengkhianatan konstitusi. Pemerintah seolah berpihak pada korporasi, bukan pada rakyat,” tegas perwakilan mahasiswa.
Kritik Atas Dana Migas
Selain persoalan lingkungan, mahasiswa juga menyoroti minimnya transparansi pengelolaan Dana Bagi Hasil (DBH) migas serta program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Menurut mereka, pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di Kangean tidak sebanding dengan statusnya sebagai daerah penghasil migas.
Empat Tuntutan GMK
Dalam pernyataan resmi, GMK menyampaikan empat tuntutan pokok:
1. Menolak tegas kegiatan survei seismik migas oleh PT KEI di Pulau Kangean.
2. Meminta Pemkab Sumenep mencabut seluruh bentuk persetujuan eksplorasi migas.
3. Mendorong pemerintah daerah mengeluarkan sikap resmi penolakan sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat Kangean.
4. Mendesak pemerintah pusat membatalkan seluruh survei seismik migas yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.
Aksi ditutup dengan pekikan slogan:
“Kangean bukan ladang eksploitasi. Kangean adalah tanah kehidupan!”
(MAM/AS)
← Kembali ke Daftar