Logo Kabarpemerintah
Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Global, Tumbuh 5,11% Sepanjang 2025. Presiden Prabowo–Presiden Putin Perkuat Aliansi Strategis, Dari Energi hingga Antariksa Jadi Fokus Kerja Sama

PSSI Gandeng Prancis, Genjot Sepak Bola Putri Lewat Program Next Goal

Ditulis oleh herman - 16 Apr 2026 03:52

PSSI Gandeng Prancis, Genjot Sepak Bola Putri Lewat Program Next Goal

FOTO: Erik Tohir saat Conference Press PSSI Dok. PSSI

JAKARTA, KabarPemerintah.com – Komitmen untuk memajukan sepak bola putri di Indonesia kembali ditegaskan oleh PSSI. Kali ini, langkah konkret diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama French Football Federation (FFF) dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia dalam program bertajuk Next Goal.

Program tersebut resmi diperkenalkan dalam konferensi pers yang digelar di Institut Français Indonesia, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Inisiatif ini menjadi salah satu upaya serius untuk membangun fondasi sepak bola putri dari level dasar hingga elite.

Sebagai langkah awal, ratusan talenta muda dilibatkan dalam kegiatan Coaching Clinic – Grassroots Festival yang berlangsung di Bandung pada 11–12 April 2026. Sebanyak 400 pemain putri usia 7 hingga 12 tahun ambil bagian, didampingi 60 pelatih yang juga mendapatkan peningkatan kapasitas kepelatihan.

Kehadiran sejumlah pemain nasional turut memberi warna dalam kegiatan tersebut. Nama-nama seperti Zahra Muzdalifah, Syafia Chorlienka, Laita Roati, hingga pemain Persib Bandung, Layvin Kurzawa, hadir langsung memberikan motivasi kepada para peserta muda.

Tak hanya fokus pada pemain, program ini juga menyasar penguatan kepemimpinan di dunia olahraga. Melalui Garuda Academy Executive Programme: Women’s Football & Sports Management Workshop, sebanyak 35 peserta perempuan dari berbagai latar belakang mengikuti pelatihan manajemen sepak bola dan futsal pada 14 April 2026.

Materi yang diberikan mencakup pengelolaan organisasi olahraga modern, tata kelola yang transparan, hingga strategi pengembangan sepak bola putri berbasis sistem yang telah sukses diterapkan di Prancis. Salah satu referensi utama adalah pusat pelatihan elite INF Clairefontaine yang dikenal sebagai tempat lahirnya banyak pemain kelas dunia.

Sebagai bagian lanjutan, sebanyak 20 pemain Timnas U-17 Putri Indonesia bersama lima pelatih dijadwalkan menjalani pelatihan intensif di Clairefontaine pada 3–9 Mei 2026. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis, pemahaman taktik, serta mental bertanding para pemain melalui metode pelatihan khas Prancis.

Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menyebut kerja sama ini sebagai langkah awal yang menjanjikan. Ia menegaskan bahwa Clairefontaine telah melahirkan banyak bintang dunia seperti Thierry Henry, Nicolas Anelka, Marcus Thuram, hingga Kylian Mbappé.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, memberikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam membangun sistem pembinaan sepak bola putri yang berkelanjutan, mulai dari usia dini hingga level profesional.

Hal senada disampaikan Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono. Ia menilai program ini sebagai momentum penting untuk memperkuat ekosistem sepak bola putri sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi perempuan Indonesia untuk berkarier di dunia sepak bola, baik sebagai pemain, pelatih, maupun profesional di industri olahraga.

Lebih dari sekadar prestasi di lapangan, pengembangan sepak bola putri juga diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas, membangun kepercayaan diri, serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi perempuan Indonesia.

(FS/MAM)

← Kembali ke Daftar