Logo Kabarpemerintah
Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Global, Tumbuh 5,11% Sepanjang 2025. Presiden Prabowo–Presiden Putin Perkuat Aliansi Strategis, Dari Energi hingga Antariksa Jadi Fokus Kerja Sama

Presiden Prabowo–Presiden Macron Bahas Kerja Sama Strategis, Dari Energi hingga Investasi Jangka Panjang

Ditulis oleh herman - 15 Apr 2026 13:00

Presiden Prabowo–Presiden Macron Bahas Kerja Sama Strategis, Dari Energi hingga Investasi Jangka Panjang

FOTO: Presiden Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan empat mata dengan Presiden Emmanuel Macron, di Istana Élysée, Paris. Dok. Setpres/Muchlis Jr

PARIS, KabarPemerintah.com — Pertemuan antara Prabowo Subianto dan Emmanuel Macron di Istana Élysée, Selasa (14/4/2026), menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan Indonesia–Prancis.

Pertemuan empat mata yang berlangsung lebih dari dua jam itu disebut berjalan hangat dan produktif. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resminya.

Menurut Teddy, kedua pemimpin membahas sejumlah isu strategis yang menjadi prioritas bersama. Fokus utama diarahkan pada penguatan kerja sama di bidang energi, pendidikan, komunikasi digital, hingga investasi ekonomi jangka panjang.

Lawatan ini sendiri merupakan bagian dari kunjungan luar negeri Presiden Prabowo ke dua negara besar, yakni Rusia dan Prancis, dalam kurun waktu 13–14 April 2026. Kedua negara tersebut diketahui memiliki pengaruh besar di tingkat global, baik dari sisi ekonomi maupun geopolitik.

Dalam pertemuan tersebut, hubungan personal antara Prabowo dan Macron turut menjadi faktor penting yang memperkuat komunikasi kedua negara. Kedekatan itu telah terjalin sejak Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan terus berlanjut hingga kini sebagai kepala negara.

Momentum ini dinilai membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Kerja sama di sektor energi dan investasi, misalnya, diharapkan mampu memberikan dampak konkret bagi pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Selain itu, penguatan di bidang pendidikan dan teknologi digital juga menjadi sinyal bahwa hubungan Indonesia–Prancis tidak hanya berorientasi jangka pendek, tetapi juga menyasar pembangunan jangka panjang.

Pertemuan ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia yang semakin aktif dalam menjalin kemitraan strategis dengan negara-negara besar dunia. Dengan komunikasi yang intens dan arah kerja sama yang jelas, hubungan bilateral Indonesia dan Prancis diproyeksikan akan semakin solid ke depan.

(FS/MAM)

← Kembali ke Daftar