Logo Kabarpemerintah
Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Global, Tumbuh 5,11% Sepanjang 2025. Presiden Prabowo–Presiden Putin Perkuat Aliansi Strategis, Dari Energi hingga Antariksa Jadi Fokus Kerja Sama

Presiden Prabowo–Presiden Putin Perkuat Aliansi Strategis, Dari Energi hingga Antariksa Jadi Fokus Kerja Sama

Ditulis oleh herman - 15 Apr 2026 12:49

Presiden Prabowo–Presiden Putin Perkuat Aliansi Strategis, Dari Energi hingga Antariksa Jadi Fokus Kerja Sama

FOTO: Presiden Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin, di Istana Kremlin Dok. Setpres/Muchlis Jr

MOSKOW, KabarPemerintah.com — Pertemuan antara Prabowo Subianto dan Vladimir Putin di Istana Kremlin, Senin (13/4/2026), menjadi sinyal kuat makin eratnya hubungan Indonesia dan Rusia di tengah dinamika global.

Dalam pertemuan tersebut, Putin menyambut langsung kedatangan Prabowo dan menegaskan bahwa kunjungan ini memiliki arti strategis bagi kedua negara. Ia menyebut, kerja sama Indonesia–Rusia tidak hanya berjalan, tetapi terus berkembang dengan arah yang semakin jelas.

“Kunjungan ini sangat penting, terutama dalam situasi global saat ini dan untuk memperkuat kerja sama bilateral, khususnya di bidang ekonomi,” ujar Putin.

Hubungan kedua negara, lanjutnya, semakin solid sejak disepakatinya kemitraan strategis pada 2025. Sejumlah langkah konkret pun mulai dijalankan untuk memperdalam kolaborasi di berbagai sektor.

Salah satu sorotan utama adalah sektor ekonomi. Meski sempat mengalami perlambatan di awal tahun, nilai perdagangan kedua negara tercatat masih tumbuh hingga 12 persen. Rusia pun membuka peluang lebih luas agar kerja sama ini terus meningkat.

Tak hanya ekonomi, kedua negara juga membidik sektor-sektor strategis lain yang dinilai krusial untuk masa depan. Mulai dari energi, pertanian, industri, hingga farmasi menjadi fokus penguatan kerja sama.

Menariknya, sektor teknologi tinggi seperti antariksa juga masuk dalam agenda pembahasan. Selain itu, kerja sama di bidang pendidikan dan kemanusiaan turut menjadi perhatian, sebagai upaya memperkuat hubungan jangka panjang antar masyarakat kedua negara.

Putin juga menyinggung pentingnya koordinasi Indonesia dan Rusia di berbagai forum internasional. Menurutnya, posisi Indonesia yang kini tergabung dalam BRICS membuka peluang baru untuk memperluas kolaborasi, termasuk dengan kawasan Uni Ekonomi Eurasia.

Pertemuan ini menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Rusia tidak lagi sekadar kerja sama biasa, tetapi mulai mengarah pada kemitraan strategis yang lebih luas dan mendalam.

Dengan berbagai sektor yang digarap bersama, kolaborasi kedua negara diharapkan mampu memberi dampak tidak hanya bagi kepentingan nasional masing-masing, tetapi juga kontribusi terhadap stabilitas dan pertumbuhan global.

(FS/YD)

← Kembali ke Daftar