Prabowo Siapkan Calon Bos BUMN Masa Depan Lewat Program PFLP 2026
Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 25 May 2026 06:10
FOTO: Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026 di Hambalang Dok. Setpres/ @sekretariat.kabinet
JAKARTA, KabarPemerintah.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mulai menyiapkan generasi baru pemimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui program Presidential Future Leaders Program (PFLP) 2026. Program tersebut resmi diperkenalkan dalam agenda pembekalan yang digelar di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/5/2026).
Dalam kegiatan itu, Presiden Prabowo memberikan arahan langsung kepada ratusan peserta angkatan perdana PFLP. Program ini disebut menjadi langkah strategis pemerintah untuk membangun kualitas kepemimpinan BUMN yang lebih profesional dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, sebanyak 400 peserta terpilih mengikuti program tersebut. Mereka dipersiapkan menjadi calon pemimpin perusahaan-perusahaan pelat merah melalui sistem pendidikan dan pelatihan yang dirancang khusus oleh Presiden.
Menurut Teddy, PFLP tidak hanya fokus pada kemampuan akademik dan manajerial, tetapi juga menanamkan nilai karakter, disiplin, serta integritas kepada para peserta. Pemerintah ingin mencetak pemimpin BUMN yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap pelayanan publik dan tata kelola perusahaan yang baik.
Program pendidikan ini akan berlangsung selama sembilan bulan dengan tiga tahapan utama. Pada tahap awal, peserta akan menjalani pembentukan karakter dan disiplin selama tiga bulan. Tahapan ini menjadi fondasi penting sebelum peserta masuk ke materi kepemimpinan dan manajemen.
Setelah itu, peserta akan mengikuti pelatihan penguatan kapasitas manajerial dan pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan. Di fase ini, peserta dibekali kemampuan strategis untuk menghadapi dinamika dunia bisnis dan pengelolaan perusahaan negara.
Tahap terakhir berupa program magang selama dua bulan di kementerian, lembaga pemerintah, maupun lingkungan BUMN. Melalui pengalaman langsung tersebut, peserta diharapkan memahami tantangan nyata dalam birokrasi dan dunia usaha milik negara.
Pemerintah menilai program ini menjadi bagian penting dari upaya membangun sumber daya manusia unggul di sektor BUMN. Dengan hadirnya PFLP 2026, diharapkan lahir generasi pemimpin baru yang profesional, berintegritas, dan mampu membawa perusahaan negara lebih kompetitif di tingkat global.
(RMN/YD)
← Kembali ke Daftar