Logo Kabarpemerintah
Redaksi KabarPemerintah.com, Seputar Fakta Pemerintahan, merupakan platform pemberitaan yang menekankan pada misi good goverment menuju Indonesia emas 2045

Presiden Prabowo Klaim Indonesia Resmi Swasembada Beras, Cadangan Tertinggi Sepanjang Sejarah

Ditulis oleh KabarPemerintah.com - 06 Jan 2026 14:16

Presiden Prabowo Klaim Indonesia Resmi Swasembada Beras, Cadangan Tertinggi Sepanjang Sejarah

FOTO: Presiden Prabowo Subianto saat Retret Kabinet Merah Putih (Tangkap Layar YT: Sekertariat Presiden)

BOGOR, KabarPemerintah.com– Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia telah resmi mencapai swasembada beras pada 2025 dengan cadangan beras pemerintah tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Republik Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan taklimat awal tahun 2026 kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Senin (6/1/2026).

Prabowo menyebut capaian tersebut sebagai hasil kerja keras seluruh unsur pemerintah di tengah situasi global yang penuh gejolak, mulai dari konflik antarnegara hingga ancaman krisis pangan dunia.

“Per 31 Desember 2025 pukul 24.00, secara resmi kita bisa mengatakan Republik Indonesia swasembada beras. Hari ini cadangan beras pemerintah kita lebih dari 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia,” ujar Prabowo, disambut tepuk tangan peserta.

Presiden menjelaskan, swasembada pangan merupakan fondasi utama strategi transformasi bangsa yang ia canangkan sejak awal pemerintahan bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika tidak mampu menjamin kebutuhan pangan rakyatnya sendiri.

“Tidak ada negara yang merdeka bila tidak bisa menjamin makan untuk rakyatnya. Swasembada pangan itu bukan hanya beras, tapi juga jagung, singkong, protein, dan energi,” tegas Prabowo.

Ia menilai dinamika geopolitik global membuktikan pentingnya kemandirian nasional. Prabowo menyinggung konflik di sejumlah negara pemasok pangan dunia yang berpotensi mengganggu rantai pasok internasional, serta pengalaman pandemi COVID-19 ketika banyak negara menutup keran ekspor pangan.

“Kalau kita masih bergantung impor, kita bisa kelaparan walaupun punya uang. Karena saat krisis, negara pengekspor menutup diri,” ujarnya.

Selain swasembada pangan, Presiden juga menyoroti capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai diluncurkan pada 6 Januari 2025. Dalam satu tahun pelaksanaan, program tersebut telah menjangkau 55 juta penerima manfaat, termasuk anak-anak sekolah dan ibu hamil.

“Hari ini dilaporkan kepada saya, penerima manfaat sudah 55 juta orang. Banyak negara butuh belasan tahun, kita capai dalam satu tahun,” kata Prabowo.

Ia mengakui bahwa dalam program berskala besar masih ditemukan kekurangan dan penyimpangan. Namun secara keseluruhan, Prabowo menilai pelaksanaan MBG berjalan sangat baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Tidak ada program manusia yang sempurna. Tapi secara objektif, ini berhasil. Kita terus perbaiki pengawasan dan pelaksanaannya,” ujarnya.

Dalam taklimat tersebut, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kabinet, pimpinan lembaga negara, TNI, dan Polri atas kerja keras dan keberanian mengambil keputusan strategis.

“Pemimpin sejati bukan yang menunggu perintah, tapi yang memahami arah besar dan berani mengambil inisiatif,” tegasnya.

Prabowo menegaskan pemerintahannya berkomitmen memberantas kemiskinan, menghilangkan kelaparan, dan menegakkan keadilan sosial. Ia mengingatkan bahwa upaya tersebut tidak lepas dari kritik, fitnah, dan perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini diuntungkan oleh praktik korupsi.

“Kita akan terus dimaki dan difitnah. Terima itu sebagai kehormatan. Kalau orang-orang yang tidak benar mengejek kita, berarti kita berada di jalan yang benar,” pungkas Prabowo.

(RBT/MAM)

← Kembali ke Daftar