Prabowo Buka Pintu Istana untuk Pelajar, Tanamkan Mimpi Besar Sejak Dini

Ditulis oleh herman - 08 Apr 2026 03:26

Prabowo Buka Pintu Istana untuk Pelajar, Tanamkan Mimpi Besar Sejak Dini

FOTO: Siswa-siswi SMKN 19 Jakarta mengunjungi Istana Merdeka di Program "Istana untuk Siswa Sekolah" pada Selasa, 7 April 2026. Dok. Setpres/Cahyo

JAKARTA, KabarPemerintah.com - Pemerintah mulai membuka akses Istana Kepresidenan bagi kalangan pelajar melalui program “Istana untuk Siswa Sekolah”. Inisiatif yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini resmi dimulai di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026), sebagai langkah nyata membangun generasi muda yang berwawasan kebangsaan.

Program tersebut langsung disambut antusias oleh para siswa, salah satunya dari SMKN 19 Jakarta yang mendapat kesempatan langka mengunjungi pusat pemerintahan negara. Mereka tidak hanya diajak berkeliling, tetapi juga mengikuti diskusi interaktif seputar sejarah bangsa hingga proses pengambilan keputusan strategis di tingkat negara.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Menurutnya, investasi terbesar bangsa saat ini adalah membentuk generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menjalankan berbagai program prioritas, mulai dari penyediaan makan bergizi, renovasi sekolah, peningkatan fasilitas pendidikan, hingga kesejahteraan guru. Program kunjungan ke istana ini menjadi pelengkap untuk menumbuhkan motivasi dan cita-cita siswa.

“Anak-anak kita ajak melihat langsung tempat di mana keputusan besar negara diambil. Harapannya, mereka punya mimpi besar dan semangat untuk berkontribusi bagi bangsa,” ujarnya.

Tak berhenti di Jakarta, program ini rencananya akan diperluas ke seluruh Istana Kepresidenan di berbagai daerah. Pemerintah bahkan membuka kesempatan bagi sekolah dari luar Pulau Jawa untuk ikut serta, dengan mekanisme pendaftaran melalui Kementerian Sekretariat Negara maupun Sekretariat Kabinet.

Menariknya, tidak ada seleksi khusus dalam program ini. Setiap sekolah yang mendaftar akan dijadwalkan kunjungannya secara bertahap, sehingga kesempatan terbuka luas bagi seluruh pelajar Indonesia.

Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta yang sebagian besar baru pertama kali menginjakkan kaki di lingkungan istana. Pengalaman tersebut dinilai mampu membangun rasa bangga sekaligus memperkuat semangat kebangsaan.

Melalui program ini, Presiden ingin memastikan bahwa Istana bukan sekadar simbol kekuasaan, melainkan ruang inspirasi bagi rakyat, khususnya generasi muda. Harapannya, tidak ada lagi anak Indonesia yang kehilangan mimpi hanya karena tidak pernah melihat peluang besar di depan mata.

(MAM/YD)

← Kembali ke Daftar