Pertamina Siapkan Penambahan Penyalur BBM di Giligenting, Akses Energi Warga Kepulauan Diperkuat
Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 25 Jun 2026 07:11
FOTO: Salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Giligenting Dok. Istimewa
SUMENEP, KabarPemerintah.com – PT Pertamina Patra Niaga berupaya memperkuat layanan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, dengan mendorong penambahan lembaga penyalur. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap energi sekaligus menjaga kelancaran pasokan BBM di wilayah kepulauan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep guna mempercepat pengembangan titik layanan BBM baru di Giligenting. Menurutnya, keberadaan lembaga penyalur tambahan akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh BBM.
"Koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan untuk mendorong pengembangan lembaga penyalur BBM di Giligenting. Harapannya, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan layanan dan distribusi energi dapat berjalan lebih merata," ujar Ahad, Rabu (24/6/2026).
Saat ini, kebutuhan BBM masyarakat di Kecamatan Giligenting masih dilayani oleh dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Pertamina memastikan stok BBM di kedua SPBU tersebut dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan data yang dihimpun Pertamina, SPBU 54.694.03 memiliki stok Pertalite sekitar 3.000 liter, sementara SPBU 54.694.06 masih tersedia sekitar 4.000 liter. Persediaan tersebut terus dipantau secara berkala guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan dan menjaga kelancaran distribusi.
Menanggapi isu kelangkaan Pertalite yang sempat beredar di tengah masyarakat, Pertamina menegaskan bahwa pasokan BBM subsidi tersebut masih tersedia dan tetap disalurkan sesuai kuota yang telah ditetapkan. Jika terjadi kekosongan sementara di salah satu titik layanan, kondisi itu biasanya dipengaruhi proses pengiriman pasokan yang sedang berlangsung.
Selain memastikan ketersediaan stok, Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan pengelola SPBU, pemerintah daerah, serta terminal suplai agar distribusi BBM ke wilayah kepulauan berjalan lebih optimal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat.
Menurut Ahad, pemenuhan kebutuhan energi masyarakat kepulauan menjadi salah satu prioritas perusahaan. Karena itu, berbagai upaya seperti pengawasan distribusi, penguatan jaringan penyaluran, hingga pengembangan layanan akan terus dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan BBM.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang berpotensi mengganggu distribusi. Selain itu, penggunaan BBM subsidi diharapkan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku sehingga manfaat subsidi dapat diterima oleh kelompok yang berhak.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait produk dan layanan Pertamina maupun ingin menyampaikan pengaduan terkait penyaluran BBM dapat menghubungi layanan Pertamina Call Center 135 yang tersedia selama 24 jam.
(RSH/MAM)
← Kembali ke Daftar