Pemprov Jatim dan TNI AL Turun ke Sumenep, Hadirkan Bansos hingga Layanan Kesehatan Gratis
Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 14 Oct 2026 13:52
FOTO: Gubernur Jawa Timur Khofifah dan Bupati Sumenep Fauzi sedang terlihat bersama saat program Sapa Bansos dan Bakti Sosial Jawa Timur. Dok. Istimewa
SUMENEP, KabarPemerintah.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggandeng TNI Angkatan Laut dan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat melalui program Sapa Bansos dan Bakti Sosial Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026), ini menghadirkan berbagai bantuan sosial, layanan kesehatan, hingga dukungan pemberdayaan ekonomi.
Program tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Alih-alih berfokus pada seremoni, pemerintah daerah mengarahkan momentum tahunan ini untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan rombongan menggunakan KRI Makassar 590 dari Pangkalan Koarmada II Surabaya pada Selasa (13/10/2026) sore. Perjalanan menuju Sumenep tersebut menjadi bagian dari misi sosial yang melibatkan berbagai unsur pemerintah dan TNI AL.
Selama pelayaran, rombongan mengikuti sarasehan bertema Jatim Gerbang Baru Nusantara: The Next Level. Mereka juga melaksanakan salat tahajud bersama sebelum melanjutkan agenda pelayanan kepada masyarakat di wilayah Madura.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, menegaskan bahwa peringatan hari jadi provinsi harus memberikan dampak nyata, bukan hanya menjadi agenda tahunan.
Menurut dia, pemerintah ingin memastikan berbagai program yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari akses layanan dasar hingga penguatan ekonomi keluarga.
“Pada prinsipnya, tahun ini kegiatan difokuskan untuk memberikan dampak langsung dan melayani masyarakat,” kata Adhy sebelum rombongan bertolak menuju Sumenep.
Bansos Menyasar Kesehatan hingga Pemberdayaan Ekonomi
Beragam layanan disiapkan dalam kegiatan di Pantai Slopeng. Di bidang kesehatan, masyarakat dapat mengakses pemeriksaan kesehatan gratis dan khitanan massal. Pemerintah juga menyiapkan program bedah rumah serta penyaluran air bersih untuk membantu warga yang membutuhkan.
Bantuan sosial turut diarahkan kepada kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan lanjut usia. Bentuk dukungannya antara lain alat bantu mobilitas serta program PKH Plus bagi lansia.
Sementara itu, upaya meningkatkan kemandirian ekonomi dilakukan melalui bantuan bagi nelayan dan petani, zakat produktif, beasiswa, serta dukungan usaha bagi pelaku usaha mikro.
Warga juga dapat memanfaatkan pasar murah untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mengurangi tekanan pengeluaran rumah tangga.
Pelayanan yang tersedia tidak berhenti pada bantuan materi. Pemprov Jatim turut menghadirkan layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD), perpustakaan keliling, dapur umum, omah terapi, serta program pencegahan dan penanganan stunting.
Ada pula Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (SIKAP) yang menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Ragam program tersebut dirancang untuk menjangkau kebutuhan warga dari berbagai kelompok, mulai dari pelayanan administrasi dan kesehatan hingga peningkatan kapasitas ekonomi.
Madura Jadi Fokus Perluasan Pelayanan
Adhy Karyono menjelaskan, Madura dipilih sebagai lokasi kegiatan setelah mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat. Persoalan kemiskinan dan kesehatan menjadi sejumlah aspek yang masih memerlukan perhatian serta penanganan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan terpadu ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan yang lebih dekat tanpa harus bergantung pada layanan yang tersedia di pusat-pusat perkotaan.
Kolaborasi dengan TNI AL juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Keterlibatan Kodaeral V dan Koarmada II, termasuk unsur kesehatan, mendukung penyelenggaraan bakti sosial yang menggabungkan pelayanan medis, bantuan sosial, dan kegiatan pemberdayaan.
Kerja sama lintas sektor tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan. Pemprov Jatim merencanakan program serupa untuk dilaksanakan secara berkala di daerah lain yang membutuhkan perhatian.
Selain Madura, sejumlah wilayah yang masuk dalam rencana perluasan kegiatan di antaranya Malang bagian selatan, Jember, dan Situbondo.
Diharapkan Berlanjut, Bukan Sekadar Seremoni
Pelaksanaan Sapa Bansos dan Bakti Sosial Jawa Timur menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memperluas jangkauan pelayanan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat.
Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban warga, sementara program pemberdayaan diarahkan untuk membuka peluang peningkatan kesejahteraan dalam jangka panjang.
Dengan melibatkan pemerintah daerah, TNI AL, dan berbagai unsur pelayanan, kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama antarlembaga dalam menjawab persoalan sosial yang tidak dapat diselesaikan melalui satu program saja.
Momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur pun diharapkan menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Melalui pelayanan yang semakin dekat dan bantuan yang tepat sasaran, Pemprov Jatim berharap upaya pemerataan kesejahteraan dapat menjangkau lebih banyak warga, termasuk mereka yang berada di wilayah yang masih membutuhkan perhatian khusus.
(RSH/YD)
← Kembali ke Daftar