Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN, Alasan Kesehatan Jadi Pertimbangan Utama
Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 23 Jul 2026 01:40
FOTO: Nanik S. Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dengan alasan kesehatan. Dok. Istimewa
JAKARTA, KabarPemerintah.com – Kabar mengejutkan datang dari Badan Gizi Nasional (BGN). Nanik S. Deyang memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN setelah memimpin lembaga tersebut selama sekitar satu setengah bulan. Keputusan itu diambil karena ia harus menjalani pengobatan penyakit jantung.
Informasi pengunduran diri tersebut dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan. Menurutnya, Nanik telah berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum menjalani pengobatan di luar negeri sekaligus menyerahkan pengunduran dirinya dari kursi pimpinan BGN.
Selama menjabat, Nanik melakukan sejumlah pembenahan di internal Badan Gizi Nasional. Di antaranya mengevaluasi ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), memperketat standar operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta mendorong efisiensi tata kelola agar program berjalan lebih tepat sasaran.
Pemerintah menghormati keputusan tersebut. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pilihan untuk mengundurkan diri sepenuhnya merupakan keputusan pribadi Nanik berdasarkan kondisi kesehatannya. Pemerintah, kata dia, tidak dapat memaksakan apakah yang bersangkutan harus mengambil cuti atau tetap menjabat.
Sementara itu, Komisi IX DPR RI berharap pergantian pimpinan BGN tidak mengganggu keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis. DPR menilai momentum ini harus menjadi kesempatan untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan pengawasan, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Kepergian Nanik dari pucuk pimpinan BGN menambah tantangan pemerintah dalam menjaga kesinambungan program prioritas nasional tersebut. Publik kini menantikan sosok pengganti yang mampu melanjutkan pembenahan sekaligus memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(RSH/YD)
← Kembali ke Daftar