Muhammadiyah Games 2026 Resmi Dibuka, Ribuan Atlet Muda Siap Unjuk Prestasi
Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 17 May 2026 00:00
FOTO: Pembukaan olahraga nasional perdana milik Persyarikatan Muhammadiyah bertajuk The 1st Muhammadiyah Games 2026 Dok. UMS
YOGYAKARTA, KabarPemerintah.com - Ajang olahraga nasional perdana milik Persyarikatan Muhammadiyah bertajuk The 1st Muhammadiyah Games 2026 resmi dibuka pada Sabtu (16/5/2026). Pembukaan berlangsung meriah di Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Muhammadiyah dalam memperkuat pembinaan olahraga sekaligus menanamkan nilai sportivitas kepada generasi muda.
Mengusung tema “Sportivitas Berkemajuan Berprestasi untuk Persyarikatan”, Muhammadiyah Games 2026 digelar oleh Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) PP Muhammadiyah sebagai ajang kompetisi sekaligus ruang silaturahmi antarpelajar dan mahasiswa Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia.
Kompetisi olahraga ini tidak hanya dipusatkan di Yogyakarta, tetapi juga berlangsung serentak di tiga kota besar. Selain di Yogyakarta melalui kampus UAD dan UMY, pertandingan juga digelar di Surakarta melalui UMS serta Purwokerto melalui UMP.
Ketua Panitia Muhammadiyah Games 2026, Nur Subekti, menyebut antusiasme peserta dalam ajang perdana ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 2.305 peserta ambil bagian, mulai dari jenjang SD, SMP/MTs, SMA hingga mahasiswa perguruan tinggi Muhammadiyah.
“Sebanyak 1.953 peserta mengikuti enam cabang olahraga kompetisi, sedangkan 352 peserta lainnya mengikuti festival senam Anak Indonesia Hebat,” ujarnya.
Enam cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi pencak silat, panahan, atletik, bulu tangkis, bola voli, dan tenis meja. Para peserta akan memperebutkan total 428 medali yang terdiri dari 122 emas, 122 perak, dan 184 perunggu.
Rektor Universitas Ahmad Dahlan, Muchlas, menyambut positif penyelenggaraan event olahraga nasional tersebut. Ia berharap Muhammadiyah Games bisa menjadi fondasi pembinaan atlet muda Muhammadiyah secara berkelanjutan.
Menurutnya, ajang seperti ini memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet berbakat yang nantinya mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Sementara itu, Ketua LPO PP Muhammadiyah, Gatot Sugiharto, menegaskan bahwa olahraga telah lama menjadi bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah.
Ia mencontohkan tokoh Abdul Hamid yang dikenal sebagai salah satu penggagas berdirinya PSSI dan memiliki kedekatan dengan lingkungan Muhammadiyah.
“Kami ingin Muhammadiyah Games tidak hanya menghasilkan juara, tetapi juga membentuk karakter sportivitas dan semangat berprestasi bagi generasi muda,” kata Gatot.
Seluruh pertandingan dalam Muhammadiyah Games 2026 juga dibuka untuk masyarakat umum dan dapat disaksikan secara gratis sebagai bagian dari syiar olahraga dan dakwah Muhammadiyah.
(FS/YD)
← Kembali ke Daftar