Menteri Olahraga Filipina Dukung Erick Thohir, Yakin Asia Tenggara Bisa Wujudkan Mimpi Olimpiade
Ditulis oleh herman - 08 May 2026 00:20
FOTO: Menteri Olahraga Filipina Patrick Gregorio dan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir saat melakukan sesi foto bersama. Dok. Humas Kemenpora
DENPASAR, KabarPemerintah.com - Pertemuan perdana SouthEast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports (SEAMMYS) 2026 di Bali menghasilkan kesepakatan penting bagi masa depan olahraga kawasan Asia Tenggara. Forum yang diikuti 11 negara tersebut resmi melahirkan Deklarasi Bali sebagai langkah bersama memperkuat kolaborasi sektor olahraga dan kepemudaan.
Dalam forum itu, Menteri Olahraga Filipina Patrick Gregorio menyampaikan dukungan penuh terhadap gagasan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, yang mendorong transformasi ekosistem olahraga Asia Tenggara agar mampu bersaing di level dunia.
Menurut Gregorio, kawasan Asia Tenggara memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kekuatan olahraga internasional apabila negara-negara di kawasan mampu membangun kerja sama yang solid dan berkelanjutan.
“Filipina mendukung penuh Deklarasi Bali dan siap bekerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara untuk meningkatkan posisi kawasan ini di panggung global,” ujar Gregorio dalam keterangannya.
Ia menilai olahraga tidak hanya soal prestasi, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi, diplomasi, hingga memperkuat hubungan antarnegara melalui sport tourism atau pariwisata olahraga.
SEA Games Harus Naik Kelas
Gregorio juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas penyelenggaraan SEA Games agar sejajar dengan ajang olahraga internasional lainnya. Menurutnya, transformasi SEA Games menjadi lebih profesional akan membuka peluang investasi lebih besar di sektor olahraga.
Selain berdampak pada peningkatan prestasi atlet, ajang olahraga berkualitas dinilai mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai sponsor, hingga mendongkrak sektor pariwisata.
Ia sepakat dengan pandangan Erick Thohir yang menyebut olahraga seharusnya dipandang sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar pengeluaran negara.
“Olahraga mampu membangun generasi muda yang disiplin, kreatif, dan mandiri. Karena itu investasi di sektor ini harus menjadi prioritas,” katanya.
Deklarasi Bali Jadi Langkah Besar Asia Tenggara
Deklarasi Bali disebut menjadi titik awal lahirnya mimpi besar Asia Tenggara untuk tampil lebih dominan di panggung olahraga dunia, termasuk Olimpiade.
Gregorio bahkan membayangkan suatu hari nanti negara-negara Asia Tenggara dapat bersatu menjadi tuan rumah Olimpiade sebagai satu kawasan.
“Ketika Asia Tenggara suatu saat menjadi tuan rumah Olimpiade bersama, itu akan menjadi salah satu kisah terbesar dalam sejarah olahraga dunia,” ungkapnya.
SEAMMYS 2026 sendiri menjadi momentum penting dalam mempererat kolaborasi negara-negara Asia Tenggara di bidang pemuda dan olahraga. Forum tersebut juga diharapkan mampu melahirkan berbagai program konkret untuk meningkatkan kualitas atlet, pengembangan talenta muda, hingga penguatan industri olahraga kawasan.
(MAM/YD)
← Kembali ke Daftar