Logo Kabarpemerintah
IHSG ditutup menguat 0,87% atau naik 49,44 poin ke level 5.744,56 pada perdagangan Kamis (2/7/2026). Penguatan ditopang optimisme pasar terhadap perkembangan geopolitik global dan arah kebijakan suku bunga.

Menkeu Purbaya Blusukan ke Pasar Ngasem, Nikmati Kuliner Tradisional hingga Beri Motivasi Siswa SD

Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 18 Jul 2026 03:44

Menkeu Purbaya Blusukan ke Pasar Ngasem, Nikmati Kuliner Tradisional hingga Beri Motivasi Siswa SD

FOTO: Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan motivasi siswa SD. Dok. Kemenkeu

YOGYAKARTA, KabarPemerintah.com – Di sela agenda kunjungan kerjanya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyempatkan diri mengunjungi Pasar Ngasem, Jumat (17/7). Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk berinteraksi dengan pedagang, mencicipi kuliner khas Yogyakarta, sekaligus menyapa para siswa sekolah dasar yang sedang menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Setibanya di Pasar Ngasem, Menkeu menyusuri lorong-lorong pasar tradisional yang menjadi salah satu ikon kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta. Ia melihat secara langsung aktivitas perdagangan yang berlangsung serta berbincang dengan para pedagang dan pelaku UMKM mengenai perkembangan usaha mereka.

Dalam kesempatan itu, Purbaya menikmati beragam sajian khas Yogyakarta, mulai dari jenang campur, soto, sate, wedang sereh jeruk, hingga bakpia. Suasana berlangsung hangat ketika ia berdialog dengan para pelaku usaha sembari memberikan dorongan agar terus menjaga kualitas produk dan mempertahankan kekayaan kuliner tradisional sebagai daya tarik wisata daerah.

Usai mengunjungi pasar, Menkeu melanjutkan agenda dengan menyapa siswa-siswi SDN Lempuyangan I yang tengah mengikuti penutupan kegiatan MPLS. Kehadirannya disambut antusias oleh para siswa, guru, dan orang tua.

Di hadapan para pelajar, Purbaya mengingatkan pentingnya semangat belajar dan ketekunan dalam meraih cita-cita. Menurutnya, keberhasilan seseorang bukan semata ditentukan oleh tingkat kecerdasan, melainkan oleh kesungguhan dalam menimba ilmu.

"Adik-adik semua harus belajar rajin supaya menjadi pintar dan kita bisa maju bersama. Tidak ada murid yang pintar, yang ada adalah murid yang rajin atau tidak. Masa depan kalian ditentukan oleh ketekunan dalam belajar," pesannya.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk lebih dekat dengan masyarakat. Selain meninjau geliat ekonomi kerakyatan melalui pasar tradisional, kegiatan itu juga mencerminkan perhatian terhadap pelestarian budaya lokal serta pembangunan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Melalui interaksi langsung dengan pedagang, pelaku UMKM, dan para pelajar, pemerintah berharap semangat gotong royong dan kolaborasi dalam membangun Indonesia dapat terus tumbuh dari berbagai lapisan masyarakat.

(RSH/MAM)

← Kembali ke Daftar