Mahasiswa FILKOM UB Tembus Program Google Student Ambassador 2026, Bukti Daya Saing Global
Ditulis oleh herman - 09 May 2026 07:57
FOTO: Promosi Google Student Ambassador
Sebanyak 21 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya berhasil mengharumkan nama kampus di tingkat internasional setelah lolos dalam program Google Student Ambassador 2026 yang diselenggarakan oleh Google LLC. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi FILKOM UB karena mahasiswa yang terpilih dinilai memiliki potensi besar di bidang teknologi dan inovasi digital.
Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan meningkatnya kualitas serta daya saing mahasiswa Universitas Brawijaya di bidang teknologi informasi. FILKOM UB dinilai terus konsisten mencetak talenta muda digital yang mampu menghadirkan solusi inovatif dan adaptif di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Program Google Student Ambassador merupakan ajang pengembangan mahasiswa bertalenta untuk menjadi penghubung antara Google dan komunitas kampus. Para peserta nantinya akan aktif mengadakan seminar, workshop, hingga pelatihan teknologi guna meningkatkan literasi digital dan kreativitas mahasiswa di lingkungan akademik.
Mahasiswa yang lolos berasal dari berbagai program studi dan lintas angkatan, mulai dari Teknik Informatika, Sistem Informasi, Pendidikan Teknologi Informasi, Teknologi Informasi, hingga Teknik Komputer. Mereka berasal dari angkatan 2023 sampai mahasiswa baru angkatan 2025 yang berhasil melewati proses seleksi ketat bersama ribuan peserta lainnya dari seluruh Indonesia.
Salah satu mahasiswa terpilih, Kadek Nandana Tyo Nayotama, mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari program tersebut. Menurutnya, kesempatan ini menjadi ruang untuk memperluas wawasan, relasi, sekaligus meningkatkan kemampuan di bidang teknologi digital.
“Saya sangat bersyukur bisa terpilih dalam program ini. Banyak pengalaman dan pembelajaran yang bisa didapat, mulai dari workshop, sertifikasi, hingga kesempatan membangun relasi dengan banyak orang. Saya berharap bisa ikut memberikan dampak positif bagi peningkatan literasi teknologi di kampus,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Nadhif Rif’at Rasendriya dan Nathanael Kevin Irwanto. Keduanya menilai perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau AI, harus dimanfaatkan untuk menghadirkan solusi nyata yang lebih mudah diakses dan bermanfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat luas.
Melalui program yang berlangsung selama satu tahun tersebut, para peserta akan mendapatkan berbagai pelatihan kepemimpinan, pengembangan jaringan internasional, hingga akses teknologi terbaru dari Google. Keikutsertaan mahasiswa FILKOM UB diharapkan mampu membawa dampak positif bagi lingkungan kampus sekaligus menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkembang dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
← Kembali ke Daftar