Logo Kabarpemerintah
IHSG ditutup menguat 0,87% atau naik 49,44 poin ke level 5.744,56 pada perdagangan Kamis (2/7/2026). Penguatan ditopang optimisme pasar terhadap perkembangan geopolitik global dan arah kebijakan suku bunga.

Lukashenko Tegaskan Belarus Siap Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia, dari Ketahanan Pangan hingga Industri

Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 03 Jul 2026 00:30

Lukashenko Tegaskan Belarus Siap Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia, dari Ketahanan Pangan hingga Industri

FOTO: Presiden Prabowo Subianto Dan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko menegaskan komitmen negaranya untuk mempererat hubungan bilateral. Dok. Setpres/Muchlis Jr

JAKARTA, KabarPemerintah.com – Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko menegaskan komitmen negaranya untuk mempererat hubungan bilateral dengan Indonesia melalui penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis. Komitmen tersebut disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Dalam pernyataan bersama, Lukashenko menyebut ketahanan pangan menjadi salah satu fokus utama yang siap didukung Belarus. Pemerintah Belarus menawarkan peningkatan pasokan pupuk, penyediaan alat dan teknologi pertanian, hingga berbagai bentuk kerja sama yang dapat membantu Indonesia memperkuat sektor pangan nasional.

Tak hanya di bidang pertanian, Belarus juga membuka peluang kolaborasi di sektor industri. Negara tersebut menyatakan kesiapannya mendukung pengembangan industri alat berat dan otomotif, sekaligus memberikan pelatihan bagi tenaga teknis Indonesia, baik di dalam negeri maupun langsung di fasilitas industri yang berada di Belarus.

Menurut Lukashenko, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam membangun kerja sama jangka panjang. Karena itu, Belarus siap berbagi pengalaman dan teknologi untuk mendukung kebutuhan pembangunan industri Indonesia.

Di sektor perdagangan, Belarus juga menawarkan perluasan ekspor sejumlah produk unggulan, seperti produk susu dan daging. Selain memperkuat hubungan dagang, kedua negara didorong untuk mengembangkan perusahaan patungan (joint venture) dan mendorong investasi melalui pembangunan fasilitas produksi di Indonesia.

Kerja sama juga direncanakan mencakup bidang kesehatan. Belarus menyatakan kesiapannya mendukung peningkatan layanan medis serta pengembangan sumber daya manusia di sektor kesehatan sebagai bagian dari kemitraan yang lebih luas.

Dalam kesempatan tersebut, Lukashenko menyambut positif rencana pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Belarus. Ia meyakini kehadiran perwakilan diplomatik, kemudahan layanan visa, hingga peluang pembukaan penerbangan langsung akan mempererat hubungan masyarakat kedua negara sekaligus meningkatkan sektor pariwisata.

Presiden Belarus turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas komitmennya memperkuat hubungan Indonesia-Belarus. Menurutnya, hubungan yang dibangun atas dasar saling menghormati dan kepercayaan menjadi modal penting untuk memperluas kerja sama yang saling menguntungkan di masa mendatang.

Dengan berbagai peluang yang telah dibahas, Belarus berharap hubungan bilateral dengan Indonesia semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kedua negara, baik di bidang ekonomi, industri, perdagangan, maupun hubungan antarmasyarakat.

(RSH/YD)

← Kembali ke Daftar