Logo Kabarpemerintah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) konsisten per 9 Juni sempat naik sekitar 4,8% ke level 5.599 dan bergerak di rentang 5.318–5.628.

Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep Diluncurkan, Simbol Semangat Kebersamaan Menuju Daerah Maju dan Sejahtera

Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 22 Jun 2026 00:12

Logo Hari Jadi ke-758 Sumenep Diluncurkan, Simbol Semangat Kebersamaan Menuju Daerah Maju dan Sejahtera

FOTO: logo Hari Jadi ke-758 Kabupaten Sumenep Dok. Sumenepkab.go.id

SUMENEP, KabarPemerintah.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi meluncurkan logo Hari Jadi ke-758 Kabupaten Sumenep sebagai identitas peringatan hari lahir daerah yang akan diperingati pada 2027 mendatang. Peluncuran yang berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep itu tidak sekadar memperkenalkan desain visual, tetapi juga menghadirkan pesan kuat tentang sejarah, budaya, dan semangat pembangunan daerah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan logo tersebut merupakan representasi perjalanan panjang Kabupaten Sumenep yang sarat nilai budaya, kearifan lokal, serta tekad masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Menurutnya, setiap elemen yang terdapat dalam logo memiliki makna filosofis yang menggambarkan karakter masyarakat Sumenep. Karena itu, logo tidak hanya menjadi simbol perayaan seremonial, melainkan juga pengingat akan pentingnya kebersamaan dalam membangun daerah.

“Logo ini menggambarkan sejarah, identitas budaya, serta harapan masyarakat untuk terus bergerak maju. Semangat yang terkandung di dalamnya diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh elemen masyarakat,” ujar Fauzi saat peluncuran logo, Sabtu (20/6/2026).

Logo bertajuk “Songennep Sodek Parjuga 1269-2027” karya Choirurrahman tersebut memadukan sejumlah unsur khas Kabupaten Sumenep. Salah satunya adalah Tari Sintong yang melambangkan keluhuran budi, keteguhan nilai, serta keharmonisan budaya dan spiritualitas masyarakat.

Selain itu, terdapat simbol keris yang mencerminkan kehormatan, keberanian, dan kebijaksanaan. Unsur ini sekaligus menegaskan identitas Sumenep sebagai daerah yang dikenal luas sebagai Kota Keris.

Motif batik juga menjadi bagian penting dalam logo. Elemen tersebut menggambarkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat yang terus diwariskan dari generasi ke generasi. Sementara simbol migas menunjukkan potensi sumber daya alam yang selama ini menjadi salah satu penopang pembangunan daerah.

Dari sisi warna, merah melambangkan semangat juang dan keberanian menghadapi tantangan. Warna kuning menggambarkan kejayaan dan harapan akan masa depan yang lebih baik, sedangkan hijau menjadi simbol kesejukan, kerukunan, dan harmoni dalam kehidupan sosial masyarakat.

Tak kalah menarik, angka 758 yang menjadi bagian utama logo merepresentasikan usia Kabupaten Sumenep sekaligus perjalanan panjang daerah yang terus berkembang dengan tetap berpijak pada nilai budaya dan kebijaksanaan lokal.

Bupati berharap peluncuran logo ini dapat menumbuhkan rasa bangga dan kepedulian masyarakat terhadap daerahnya. Ia menilai berbagai capaian pembangunan yang telah diraih selama ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat yang berpartisipasi aktif sesuai bidang dan kapasitas masing-masing.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat mewujudkan Sumenep yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

(RSH/YD)

← Kembali ke Daftar