Kontes Sapi di Wonosobo Jadi “Lebarannya Peternak”, Wamentan: Jangan Potong Betina Produktif saat Idul Adha
Ditulis oleh herman - 27 Apr 2026 03:53
FOTO: Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menilai kontes sapi, Wonosobo Dok. Pertanian.co.id
WONOSOBO, KabarPemerintah.com - Menjelang Hari Raya Idul Adha, semangat peternak sapi di berbagai daerah mulai meningkat. Momentum yang kerap disebut sebagai “lebarannya peternak sapi” itu dimanfaatkan lewat gelaran Kontes Sapi APPSI Wonosobo Piala Ketua MPR RI 2026 di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Ajang ini tak sekadar lomba unjuk kualitas ternak, tetapi juga menjadi wadah bagi para peternak untuk bertukar pengalaman, memperluas jaringan usaha, hingga membuka peluang pasar baru.
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menilai kontes sapi mampu menjadi pemicu semangat para peternak untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya. Menurut dia, persaingan sehat antarpeternak perlu dijaga agar sektor peternakan semakin berkembang.
“Kontes seperti ini menjadi pemantik semangat. Gengsi positif antarpeternak harus dipelihara supaya tetap guyub dan berkembang,” ujar Sudaryono saat membuka acara, Jumat (25/4).
Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar juga mengingatkan pentingnya menjaga populasi sapi nasional menjelang Idul Adha. Ia meminta peternak dan masyarakat tidak memotong sapi betina produktif demi keberlanjutan populasi ternak di Indonesia.
“Kalau ingin populasi terus bertambah, saat Idul Adha jangan potong sapi betina produktif. Yang dipotong sebaiknya sapi jantan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut kontes sapi memiliki nilai strategis karena mempertemukan banyak pihak dalam ekosistem peternakan, mulai dari peternak, pedagang, pembeli, hingga pelaku usaha.
Menurut Muzani, forum seperti ini penting untuk saling berbagi informasi, mulai dari cara menaikkan bobot sapi, pencegahan penyakit ternak seperti PMK dan LSD, hingga strategi meningkatkan pendapatan peternak.
“Idul Adha adalah lebarannya peternak sapi. Karena itu kontes ini menjadi tempat bertemu, bertukar cerita, dan saling belajar agar usaha ternak semakin maju,” katanya.
Ia menambahkan, meningkatnya pendapatan peternak akan berdampak langsung pada pergerakan ekonomi daerah. Karena itu, dukungan terhadap sektor peternakan harus terus diperkuat.
Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian Pertanian menghadirkan hadiah lima ekor sapi berbobot di atas satu ton bagi para pemenang kontes. Hadiah tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi peternak untuk terus meningkatkan kualitas usaha ternaknya.
Ketua Panitia Kontes Sapi APPSI Wonosobo, Feri Atanta, mengatakan kegiatan ini juga bertujuan mendorong peternak agar terus belajar dan mengikuti program pemerintah di sektor ketahanan pangan bidang peternakan.
Selain itu, kontes sapi dinilai penting untuk menjaga kualitas genetik ternak lokal sekaligus memperkuat posisi Wonosobo sebagai salah satu sentra sapi unggulan nasional.
Melalui kegiatan ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peternak agar semakin maju, sejahtera, dan berperan besar dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
(FS/MAM)
← Kembali ke Daftar