KKG Jokotole Gugus 4 Gelar Pertemuan Rutin, Tekankan Kolaborasi dan Pengabdian Guru
Ditulis oleh KabarPemerintah.com - 26 Nov 2025 10:41
FOTO: Sambutan Ketua KKG Jokotole Gugus 4, Ibu Endang Saat Acara Dimulai Dok. KabarPemeritah.com
PAMEKASAN, KabarPemerintah.com — Kelompok Kerja Guru (KKG) Jokotole Gugus 4 kembali menggelar pertemuan rutin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pendidik, Rabu (26/11/2025). Agenda yang dipusatkan di Lapangan Futsal Teja Timur itu diikuti oleh guru-guru dari enam lembaga pendidikan di wilayah Teja, yakni SDN Teja Barat 1, SDN Teja Barat 3, SDI Al-Fahmiyah, SDN Teja Timur 1, SDN Teja Timur 2, dan SDN Jalmak.
Kegiatan kali ini dikemas dengan tema Jokotole Teacher Fun Day 2025, sebuah kegiatan yang dikemas Lomba antar guru untuk memperingati Hari Guru Nasional. Beragam perlombaan, mulai dari quiz run “Langkah Guru Cerdas”, estafet kreatif “Guru Gesit”, tarik tambang, jalan terompah raksasa, hingga sesi berbagi inspiratif antar guru. Suasana penuh tawa, keakraban, dan semangat kebersamaan mewarnai sepanjang kegiatan.
Dalam sambutannya, Ketua KKG Jokotole Gugus 4, Ibu Endang, menegaskan bahwa KKG bukan sekadar agenda administratif atau pemenuhan tugas rutin. Menurutnya, KKG adalah ruang pengabdian sekaligus sarana belajar bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Pamekasan.
“Kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan untuk memenuhi kewajiban sebagai guru, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian. KKG adalah wadah berbagi, tempat belajar, dan ruang untuk memperkuat sinergi antarpendidik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus KKG yang telah konsisten menjalankan program-program yang sudah disusun. Endang menilai, semangat kolaboratif para guru menjadi energi besar yang mendorong keberhasilan berbagai kegiatan.
“Terima kasih kepada teman-teman pengurus yang terus berjuang. KKG ini bukan sekadar ajang senang-senang, tetapi ruang untuk bersinergi dan berkembang bersama,” tambahnya.
Selain penyampaian program kerja, kegiatan ini juga menjadi ajang bertukar pengalaman seputar praktik pembelajaran, tantangan implementasi Kurikulum Merdeka, hingga strategi menciptakan kelas yang ramah anak. Sesi ini menjadi momen reflektif yang menguatkan empati dan solidaritas antar guru.
Panitia turut menyediakan berbagai doorprize yang menambah antusiasme peserta. Dukungan sponsor dari berbagai mitra pendidikan juga membuat kegiatan berlangsung semakin meriah.
Pertemuan rutin ini diharapkan dapat menjadi penggerak bagi guru di wilayah Teja untuk terus meningkatkan profesionalisme, mempererat kerja sama lintas sekolah, dan memperkuat komitmen dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
(ANSR/M.AM)
← Kembali ke Daftar