Logo Kabarpemerintah
IHSG ditutup menguat 0,87% atau naik 49,44 poin ke level 5.744,56 pada perdagangan Kamis (2/7/2026). Penguatan ditopang optimisme pasar terhadap perkembangan geopolitik global dan arah kebijakan suku bunga.

Kepala DKPP Sumenep Turun Langsung Pantau Pembibitan Prancak 95, Jaga Mutu Tembakau Unggulan Daerah

Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 30 Jul 2026 02:45

Kepala DKPP Sumenep Turun Langsung Pantau Pembibitan Prancak 95, Jaga Mutu Tembakau Unggulan Daerah

FOTO: Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, meninjau pembibitan tembakau Prancak 95 untuk memastikan kualitas bibit unggul bagi petani. Dok. Istimewa

SUMENEP, KabarPemerintah.com– Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas komoditas tembakau lokal. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pemantauan langsung proses pembibitan varietas unggulan Prancak 95 oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid, Rabu (29/7/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan pembibitan berlangsung sesuai standar budidaya, sehingga bibit yang dihasilkan memiliki kualitas terbaik sebelum didistribusikan kepada para petani untuk musim tanam tahun ini.

Di lokasi persemaian, Chainur tidak hanya memeriksa kondisi bibit dan media tanam, tetapi juga mengevaluasi kesiapan lahan serta berdialog langsung dengan petani dan petugas pendamping. Berbagai masukan mengenai kendala di lapangan menjadi bahan evaluasi agar proses pembibitan semakin optimal.

"Bibit yang sehat menjadi fondasi utama untuk menghasilkan tembakau berkualitas. Karena itu, kami ingin memastikan sejak awal seluruh proses berjalan dengan baik," ujar Chainur.

Menurutnya, keberhasilan sektor tembakau tidak hanya ditentukan saat panen, melainkan dimulai sejak proses pembibitan. Bibit yang unggul diyakini mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga mutu tembakau Sumenep yang telah dikenal memiliki kualitas tinggi.

Ia menegaskan, DKPP akan terus memberikan pendampingan kepada petani, mulai dari tahap pembibitan, budidaya di lahan, hingga masa panen. Pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat daya saing tembakau lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

 

Selain melakukan monitoring, kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi terhadap program pembinaan yang selama ini dijalankan. Pemerintah ingin memastikan setiap bantuan maupun pendampingan benar-benar sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan.

Melalui pemantauan yang dilakukan secara berkala, DKPP berharap pembibitan Prancak 95 mampu menghasilkan bibit berkualitas unggul. Dengan demikian, produktivitas tembakau Sumenep dapat terus meningkat dan reputasinya sebagai salah satu komoditas terbaik di Indonesia tetap terjaga, bahkan semakin diperhitungkan di pasar internasional.

(RSH/MAM)

← Kembali ke Daftar