Kementan Peringati Harkitnas 2026, Tekankan Pentingnya SDM Pertanian dan Regenerasi Petani Muda
Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 20 May 2026 23:35
FOTO: Kementerian Pertanian memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dengan menggelar upacara bertema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” Dok. Pertanian.go.id
JAKARTA, KabarPemerintah.com - Kementerian Pertanian memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dengan menggelar upacara bertema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, Rabu (20/5/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat semangat kebangkitan nasional sekaligus menegaskan pentingnya pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama menuju kedaulatan bangsa, termasuk di sektor pertanian.
Upacara yang berlangsung di lingkungan Kementerian Pertanian itu dipimpin Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti selaku pembina upacara.
Dalam kesempatan tersebut, Idha membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya sekadar mengenang lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 1908. Lebih dari itu, peringatan Harkitnas menjadi pengingat pentingnya persatuan, kemandirian, dan semangat kebangkitan bangsa dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang.
Pemerintah menilai tantangan kebangsaan saat ini tidak lagi hanya berkaitan dengan kedaulatan wilayah, tetapi juga menyangkut penguasaan informasi, penguatan teknologi, dan transformasi digital di berbagai sektor kehidupan.
Tema Harkitnas tahun ini dinilai memiliki makna strategis karena menekankan pentingnya menjaga generasi muda sebagai aset masa depan bangsa. Penguatan kualitas sumber daya manusia disebut menjadi kunci utama agar Indonesia mampu bersaing sekaligus menjaga kedaulatan nasional di tengah perubahan global.
Di sektor pertanian, pembangunan tidak lagi hanya berfokus pada peningkatan hasil produksi pangan. Pemerintah juga mendorong penguatan SDM pertanian melalui pendidikan, pelatihan, penyuluhan, hingga percepatan regenerasi petani muda agar keberlanjutan pangan nasional tetap terjaga.
Selain itu, pemerintah turut memperkuat berbagai program strategis nasional yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan akses pendidikan dan layanan kesehatan, hingga penguatan ketahanan pangan nasional.
Dalam sambutan tersebut juga disinggung mengenai penguatan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program itu diharapkan mampu membantu masyarakat desa mendapatkan akses lebih luas terhadap sarana produksi, distribusi hasil pertanian, permodalan, hingga layanan ekonomi dasar lainnya.
Kementerian Pertanian menilai semangat Hari Kebangkitan Nasional sejalan dengan upaya menciptakan sumber daya manusia pertanian yang unggul, adaptif, dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Melalui momentum Harkitnas, insan pertanian diharapkan terus berperan aktif menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung terwujudnya pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.
(RMN/MAM)
← Kembali ke Daftar