Kasus Sabu Lansia di Sapudi, Klarifikasi Polisi Dinilai Belum Menjawab Pertanyaan Publik
Ditulis oleh KabarPemerintah.com - 18 Dec 2025 00:45
FOTO: Penangkapan kasus Sabu lewat kurir disapudi Dok. Detikone
SUMENEP, KabarPemerintah.com — Penanganan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang melibatkan seorang pria lanjut usia di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, masih menuai sorotan publik. Klarifikasi yang disampaikan pihak kepolisian dinilai belum sepenuhnya menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat.
Pria berinisial S (66), warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, diamankan aparat Polsek Sapudi pada Sabtu (13/12/2025). Ia diduga kedapatan membawa narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 0,25 gram.
Kapolsek Sapudi, AKP Siswantoro, membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa proses hukum masih berjalan.
“Benar, anggota kami telah mengamankan seorang warga Desa Gayam yang diduga membawa narkotika jenis sabu. Saat ini yang bersangkutan masih dalam tahap pemeriksaan,” ujar Siswantoro, dikutip dari detikone.com.
Di tengah proses pemeriksaan, beredar informasi di masyarakat yang menyebut bahwa barang bukti sabu tersebut diduga bukan sepenuhnya milik terduga pelaku, melainkan dikaitkan dengan pihak lain berinisial D. Informasi tersebut belum dikonfirmasi secara resmi oleh kepolisian, namun telah memicu spekulasi dan pertanyaan di ruang publik terkait asal-usul barang bukti.
Menanggapi kabar tersebut, AKP Siswantoro membantah adanya keterlibatan pihak lain sebagaimana isu yang beredar. Ia juga meminta agar konfirmasi lebih lanjut dilakukan melalui satu pintu, yakni Humas Polres Sumenep.
“Tidak ada itu. Langsung ke humas Polres Sumenep satu pintu,” kata Siswantoro saat dikonfirmasi lewat WhatsApp, Kamis (18/12/2025).
Sementara itu, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pengecekan internal terkait informasi yang berkembang. Ia membenarkan bahwa terduga pelaku merupakan seorang pensiunan, namun belum menjelaskan secara rinci latar belakang maupun kronologi penangkapan secara detail.
“Saya cek dulu. Pelaku adalah pensiunan,” ujar Widiarti singkat Kamis (18/12/2025).
Hingga kini, publik masih menunggu penjelasan lebih lengkap dari kepolisian terkait kasus tersebut, termasuk kejelasan asal barang bukti dan konstruksi perkara yang menjerat lansia tersebut.
← Kembali ke Daftar