Harga Minyak Goreng Naik Lagi, Warga Keluhkan Beban Belanja Harian Makin Berat
Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 17 May 2026 00:18
FOTO: Seorang pedangang perempuan sedang berjualan Dok. Kabarpemerintah.com
SUMENEP, KabarPemerintah.com - Harga minyak goreng kembali mengalami kenaikan di sejumlah daerah dan mulai dikeluhkan masyarakat. Lonjakan harga kebutuhan pokok tersebut terjadi dalam beberapa pekan terakhir dan berdampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga maupun pelaku usaha kecil.
Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional, Sabtu (16/5/2026), harga minyak goreng kemasan satu liter kini dijual mulai Rp20 ribu hingga Rp23 ribu. Sementara minyak goreng curah ikut merangkak naik menjadi sekitar Rp18 ribu sampai Rp19 ribu per kilogram.
Kenaikan harga ini membuat banyak warga terpaksa mengurangi jumlah pembelian agar pengeluaran tetap bisa ditekan.
“Biasanya beli dua liter untuk stok seminggu, sekarang paling cuma satu liter karena harganya terus naik,” kata salah seorang pembeli di pasar tradisional.
Pedagang sembako mengaku kenaikan harga berasal dari distributor. Selain harga kulakan yang meningkat, pasokan minyak goreng juga disebut tidak sebanyak biasanya.
“Dari agen sudah naik duluan. Kami mau tidak mau ikut menyesuaikan harga jual,” ujar seorang pedagang.
Lonjakan harga minyak goreng diduga dipengaruhi naiknya harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar global. Kondisi tersebut berdampak pada rantai distribusi hingga harga di tingkat konsumen.
Tidak hanya rumah tangga, pelaku usaha kecil seperti pedagang gorengan dan warung makan juga mulai merasakan dampaknya. Sebagian pedagang bahkan mengaku keuntungan mereka menurun karena biaya produksi ikut meningkat.
Kondisi ini membuat masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran. Pengawasan distribusi hingga operasi pasar dinilai penting agar harga minyak goreng tidak terus melonjak.
Apalagi minyak goreng menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat yang digunakan hampir setiap hari, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kecil menengah.
(MAM/RED)
← Kembali ke Daftar