Logo Kabarpemerintah
Redaksi KabarPemerintah.com, Seputar Fakta Pemerintahan, merupakan platform pemberitaan yang menekankan pada misi good goverment menuju Indonesia emas 2045

Di Hadapan Jaksa, Prabowo Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Korupsi

Ditulis oleh KabarPemerintah.com - 25 Dec 2025 04:36

Di Hadapan Jaksa, Prabowo Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Korupsi

FOTO: Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan Dok. KabarPemerintah.com

JAKARTA, KabarPemerintah.com - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan khusus yang sarat makna kepada jajaran Kejaksaan Republik Indonesia. Pesan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri penyerahan laporan capaian Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan penyelamatan keuangan negara tahun 2025 di Gedung Utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Di sela kegiatan resmi tersebut, Presiden Prabowo menuliskan pesan singkat namun tegas dalam sebuah prasasti yang menekankan pentingnya integritas dan keberanian penegak hukum. Pesan itu berbunyi, “Jadilah Jaksa yang berani dan jujur membela keadilan demi bangsa dan rakyat Indonesia tercinta!”

Pesan tersebut mencerminkan sikap dan komitmen Presiden Prabowo terhadap penegakan hukum yang tegas dan tanpa kompromi. Dalam sambutannya, Presiden kembali menegaskan bahwa aparat penegak hukum memiliki peran strategis dalam menjaga kekayaan negara serta memastikan keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu.

Prabowo menegaskan, sejak awal menerima mandat sebagai Presiden, dirinya telah bertekad untuk memerangi korupsi dan segala bentuk perampokan terhadap aset negara. Ia menilai praktik-praktik tersebut telah lama merugikan rakyat dan menghambat kemajuan bangsa.

“Begitu saya menerima mandat, saya sudah bertekad untuk melawan korupsi, melawan perampokan kekayaan negara oleh siapa pun dan di mana pun,” ujar Prabowo dengan nada tegas.

Presiden juga mengakui bahwa perjuangan melawan korupsi bukanlah jalan yang mudah. Tekanan, risiko, dan perlawanan akan selalu ada. Namun, menurutnya, keberanian dan kejujuran harus tetap menjadi pegangan utama para penegak hukum demi masa depan Indonesia.

“Lebih baik kita dipanggil Tuhan dalam keadaan membela kebenaran, membela rakyat, dan menyelamatkan masa depan bangsa. Kita pergi dengan mulia dan terhormat,” ungkap Presiden.

Menurut Prabowo, selama aparat penegak hukum memiliki keberanian dan integritas, kebocoran kekayaan negara akibat korupsi dan penyimpangan dapat ditekan. Ia menilai peran jaksa sangat menentukan dalam memastikan hukum benar-benar menjadi alat keadilan, bukan sekadar formalitas.

Penulisan pesan Presiden dalam prasasti tersebut menjadi simbol dukungan moral dan politik kepada Kejaksaan agar tetap teguh menjalankan tugasnya, meskipun menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Pesan ini sekaligus menegaskan arah pemerintahan Prabowo yang berkomitmen menegakkan hukum secara tegas, adil, dan berpihak pada kepentingan bangsa serta rakyat Indonesia.

(RBT/MAM)

← Kembali ke Daftar