Logo Kabarpemerintah
IHSG ditutup menguat 0,87% atau naik 49,44 poin ke level 5.744,56 pada perdagangan Kamis (2/7/2026). Penguatan ditopang optimisme pasar terhadap perkembangan geopolitik global dan arah kebijakan suku bunga.

Bupati Fauzi Beri Ujian 6 Bulan bagi Pejabat Baru, Camat Diminta Jaga Kondusivitas hingga Rangkul Tokoh Masyarakat

Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 14 Jul 2026 01:36

Bupati Fauzi Beri Ujian 6 Bulan bagi Pejabat Baru, Camat Diminta Jaga Kondusivitas hingga Rangkul Tokoh Masyarakat

FOTO: Pemerintah Kabupaten menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat administrator. Dok. Sumenepkab

SUMENEP, KabarPemerintah.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik sejumlah pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Prosesi pelantikan berlangsung di Pendopo Keraton Sumenep, Senin (13/7/2026), sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Usai pelantikan, Achmad Fauzi menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik, baik melalui promosi maupun mutasi jabatan, tidak serta-merta dinyatakan berhasil. Mereka akan menjalani masa evaluasi selama enam bulan untuk membuktikan kapasitas dan kinerja di posisi barunya.

Menurutnya, seluruh proses pengisian jabatan telah melalui penilaian yang dilakukan tim penilai kinerja sebelum akhirnya diserahkan kepadanya untuk diputuskan.

"Saya akan memastikan kembali apakah yang bersangkutan benar-benar memiliki kemampuan sesuai dengan jabatan yang diemban. Karena itu, kami memberikan waktu enam bulan untuk membuktikan kinerjanya," ujar Fauzi.

Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu menekankan, masa evaluasi tersebut berlaku bagi seluruh pejabat yang baru dilantik. Hasil kerja mereka akan menjadi dasar penilaian apakah mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai kompetensi yang dimiliki.

Khusus bagi pejabat yang dipercaya memimpin kecamatan, Fauzi menetapkan sejumlah indikator yang harus menjadi perhatian selama menjalankan tugas. Salah satunya adalah kemampuan menjaga stabilitas wilayah agar tetap aman dan kondusif.

Selain itu, camat juga dituntut mampu membina kepala desa secara berkelanjutan sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan lebih tertib dan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah.

Tak hanya itu, penguasaan administrasi pemerintahan juga menjadi aspek penting yang akan dievaluasi. Menurut Fauzi, tata kelola administrasi yang baik merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional dan akuntabel.

Ia juga mengingatkan bahwa seorang camat tidak boleh hanya berkutat pada urusan birokrasi di dalam kantor. Seorang pemimpin wilayah harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat.

"Camat harus bisa menjalin hubungan yang harmonis dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, para kiai, serta seluruh unsur masyarakat di wilayahnya. Komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya pemerintahan yang kuat dan dekat dengan rakyat," tegasnya.

Melalui penyegaran organisasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap lahir semangat baru dalam menjalankan roda pemerintahan. Dengan evaluasi yang terukur dan berbasis kinerja, para pejabat diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa guna menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif, profesional, dan tepat sasaran.

(RSH/YD)

← Kembali ke Daftar