Logo Kabarpemerintah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) konsisten per 9 Juni sempat naik sekitar 4,8% ke level 5.599 dan bergerak di rentang 5.318–5.628.

Bromo Berselimut Salju Alami, Fenomena Embun Upas Pertama 2026 Bikin Wisatawan Terpukau

Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 11 Jun 2026 23:11

Bromo Berselimut Salju Alami, Fenomena Embun Upas Pertama 2026 Bikin Wisatawan Terpukau

FOTO: Momen wisatawan membagikan kawasan wisata Gunung Bromo Dok. Istimewa

SURABAYA, KabarPemerintah.com – Kawasan wisata Gunung Bromo kembali menghadirkan pemandangan yang memukau. Pada Senin pagi, 8 Juni 2026, hamparan rumput, dedaunan hingga lautan pasir di kawasan Bromo tampak berwarna putih layaknya diselimuti salju.

Fenomena tersebut bukanlah salju sungguhan, melainkan embun upas atau embun beku yang muncul akibat suhu udara yang sangat rendah saat dini hari. Keindahan alam yang jarang terjadi ini langsung menarik perhatian wisatawan yang datang sejak sebelum matahari terbit untuk mengabadikan momen langka tersebut.

Dari kejauhan, kawasan Bromo terlihat seperti berada di negara bersuhu dingin. Lapisan kristal es tipis menutupi berbagai sudut area wisata sehingga menciptakan panorama yang tidak biasa bagi wilayah tropis seperti Indonesia.

Embun upas terbentuk ketika suhu udara turun drastis hingga mendekati bahkan di bawah 5 derajat Celsius. Embun yang mengendap sepanjang malam kemudian membeku dan berubah menjadi kristal-kristal es kecil. Saat terkena cahaya pagi, kristal tersebut memantulkan sinar matahari sehingga tampak seperti salju.

Menurut sejumlah pemandu wisata setempat, kemunculan embun upas kali ini menjadi salah satu yang pertama dan cukup luas sepanjang tahun 2026. Fenomena tersebut memang lazim terjadi saat musim kemarau, terutama pada periode Juni hingga Agustus ketika suhu di kawasan pegunungan mencapai titik terendah.

Keindahan embun beku ini sayangnya tidak berlangsung lama. Setelah matahari mulai meninggi dan suhu udara meningkat, lapisan es perlahan mencair dan kembali menjadi embun biasa. Karena itu, wisatawan yang ingin menyaksikan fenomena tersebut harus datang sejak dini hari atau menjelang matahari terbit.

Bagi para pecinta fotografi dan wisata alam, kemunculan embun upas selalu menjadi daya tarik tersendiri. Selain menawarkan panorama yang unik, fenomena ini juga menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki beragam keajaiban alam yang kerap menghadirkan pemandangan tak kalah menakjubkan dibandingkan destinasi luar negeri.

Momen Bromo yang memutih di awal Juni 2026 pun kembali menjadi buruan wisatawan dan pemburu foto, sekaligus menandai datangnya musim dingin khas pegunungan di kawasan Tengger yang selalu dinanti setiap tahunnya.

(RBT/YD)

← Kembali ke Daftar