BLT Rp5,4 Juta Disiapkan, Pemerintah Siapkan Uji Coba Penyaluran Mulai 2027
Ditulis oleh kabarpemerintah.com - 17 Sep 2026 23:14
FOTO: Ilustrasi; penyaluran bantuan langsung tunai oleh prangkat desa setempat. Dok. Istimewa
JAKARTA, KabarPemerintah.com – Pemerintah tengah menyiapkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui transfer tunai langsung kepada masyarakat. Uji coba mekanisme tersebut direncanakan berlangsung pada kuartal I hingga II 2027.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemerintah saat ini masih melakukan pembenahan dan pemutakhiran data penerima bansos. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang disalurkan benar-benar diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.
Luhut menyebut proses pembenahan data ditargetkan rampung pada akhir 2026. Setelah itu, pemerintah akan melakukan uji coba sistem penyaluran bantuan pada awal 2027 sebelum diterapkan secara lebih luas.
Menurut dia, skema bansos ke depan diarahkan dalam bentuk bantuan tunai. Namun, pemerintah masih mempertimbangkan mekanisme pengawasan penggunaan dana agar bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok.
Salah satu opsi yang tengah dibahas adalah penggunaan kupon atau sistem tertentu yang membatasi pemanfaatan bantuan. Dana tersebut nantinya diarahkan untuk kebutuhan seperti telur, ayam, dan kebutuhan pangan lainnya.
Terkait nominal bantuan, Luhut menyebut pemerintah tengah menghitung besaran sekitar Rp5,4 juta per keluarga. Namun, angka tersebut belum menjadi keputusan final karena masih menunggu kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
Selain skema penyaluran, pemerintah juga mengembangkan sistem digital untuk memperbaiki akurasi data penerima bansos. Data tersebut akan diintegrasikan dengan data kependudukan dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.
Dalam proses verifikasi, pemerintah juga berencana memanfaatkan teknologi pengenalan wajah atau face recognition. Masyarakat yang dinyatakan memenuhi kriteria akan menerima bantuan, sedangkan warga yang merasa berhak tetapi belum masuk sebagai penerima diberi kesempatan mengajukan sanggah.
Luhut mengatakan sistem tersebut akan diterapkan secara bertahap. Pemerintah akan mengevaluasi hasil uji coba sebelum mekanisme baru penyaluran bansos diberlakukan dalam skala yang lebih luas.
Dengan skema tersebut, pemerintah menargetkan penyaluran bansos menjadi lebih tepat sasaran sekaligus mengurangi kemungkinan bantuan diterima oleh masyarakat yang tidak memenuhi kriteria.
(RBT/YD)
← Kembali ke Daftar