BEM Banten Bersatu Dialog dengan Bupati Serang, Soroti 100 Hari Kerja dan Ajukan 6 Tuntutan
Ditulis oleh KabarPemerintah.com - 12 Sep 2025 15:02
FOTO: BEM Banten Bersatu saat menggelar audiensi bersama Bupati Serang di Pendopo Bupati (dok. KabarPemerintah.com/BEBBB)
SERANG, KabarPemerintah.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu menggelar audiensi dengan Bupati Serang Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M., Wakil Bupati, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Serang di Pendopo Bupati, Kamis (11/09). Forum ini menjadi wadah terbuka bagi mahasiswa untuk mengkritisi capaian 100 hari kinerja pemerintah daerah sekaligus menyampaikan enam tuntutan strategis.
Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam itu, BEM Banten Bersatu menyoroti berbagai isu mendesak, peningkatan mutu pendidikan, penanggulangan pengangguran, kesejahteraan masyarakat, pemerataan infrastruktur, hingga penguatan peran mahasiswa sebagai mitra kritis pemerintah.
“Kami hadir bukan hanya untuk mengkritik, tetapi juga menawarkan solusi. Harapannya, rekomendasi yang kami sampaikan dapat ditindaklanjuti demi kesejahteraan masyarakat Serang,” ujar Koordinator Umum BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah menyambut positif forum dialog ini. Ia menyebut masukan dari kalangan mahasiswa menjadi catatan penting untuk evaluasi kebijakan daerah.
“Mahasiswa adalah mitra strategis pemerintah. Sinergi ini perlu terus dijaga agar pembangunan Kabupaten Serang berjalan lebih adil dan sejahtera,” kata Ratu.
Enam Tuntutan BEM Banten Bersatu
1. Transparansi dan Akuntabilitas
Pemerintah daerah diminta menyampaikan laporan berkala mengenai capaian program, termasuk data ketenagakerjaan.
2. Penanganan Pengangguran Sistematis
Menyusun peta jalan ketenagakerjaan berbasis pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja; serta mendorong kemitraan Dinas Tenaga Kerja dengan industri untuk membuka peluang magang dan menyerap tenaga kerja lokal.
3. Penguatan Ekonomi Lokal dan Padat Karya
Memperluas program padat karya berbasis desa serta mendorong revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
4. Pemerataan Infrastruktur dan Layanan Dasar
Mengalokasikan anggaran lebih besar bagi daerah tertinggal, khususnya untuk akses jalan, sekolah, dan fasilitas kesehatan, serta mempercepat perbaikan infrastruktur pendidikan yang masih rusak.
5. Keterlibatan Masyarakat dalam Kebijakan
Membentuk forum Musrenbang tematik bagi pemuda, perempuan, dan penyandang disabilitas agar partisipasi publik lebih luas.
6. Penguatan Kapasitas OPD dan Reformasi Birokrasi
Mengevaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mengoptimalkan teknologi dalam pelayanan publik, termasuk pendataan pengangguran melalui Dinas Tenaga Kerja.
Bagas menegaskan, BEM Banten Bersatu akan terus mengawal kebijakan daerah agar berpihak pada kepentingan rakyat. “Kami siap berdialog kapan pun, demi memastikan aspirasi mahasiswa menjadi bagian dari proses pembangunan,” ujarnya.
Bupati Serang menutup audiensi dengan apresiasi kepada para mahasiswa. “Masukan yang disampaikan hari ini akan kami pelajari bersama jajaran OPD. Kami berharap komunikasi seperti ini terus berlanjut, agar mahasiswa dan pemerintah bergerak seiring dalam membangun Serang yang lebih maju,” tutunya.
(MAM/AS)
← Kembali ke Daftar