Anggota DPR Semprot Menhut Raja Juli, "Jika Tak Mampu Atasi Masalah Hutan, Lebih Baik Mundur"
Ditulis oleh KabarPemerintah.com - 04 Dec 2025 23:58
FOTO: Kementrian Kehutanan Raja Juli Saat rapat bersama Komisi 4 Dok. Tv Parlemmen (Tangkap Layar)
JAKARTA, KabarPemerintah.com — Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memanas setelah anggota Komisi IV, Usman Husin, melontarkan kritik keras terkait penanganan masalah kehutanan nasional. Dalam rapat yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (4/12), Usman menyebut Raja Juli tidak memahami persoalan kehutanan dan menyarankan agar sang menteri mundur dari jabatannya.
Usman menyoroti maraknya bencana ekologis di Pulau Sumatera yang menurutnya berkaitan erat dengan longgarnya izin pelepasan kawasan hutan. Ia meminta pemerintah menghentikan seluruh izin baru hingga kondisi hutan kembali stabil.
“Pak Menteri lihat kan bencana di Sumatera. Harusnya semua izin dihentikan dulu. Berapa lama rehabilitasi itu? Pohon berdiameter dua meter tumbuhnya bertahun-tahun. Ini tanggung jawab Pak Menteri, jangan dilempar ke pemerintahan sebelumnya,” tegas Usman.
Menurut legislator PKB tersebut, penjelasan Raja Juli selama rapat justru menunjukkan ketidaksiapan dalam mengelola persoalan kehutanan yang kian krusial. Ia pun menyampaikan desakan agar Raja Juli mempertimbangkan langkah mundur.
“Kalau Pak Menteri punya nurani, dengarlah apa yang disampaikan pimpinan rapat. Saya keras karena saya peduli. Kalau memang tidak mampu, ya mundur saja. Pak Menteri tidak paham kehutanan,” ujarnya.
Sebelumnya, Raja Juli menyampaikan bahwa deforestasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menurun dibanding 2024. Namun penjelasan itu belum cukup meredakan kritik sejumlah anggota Komisi IV yang menilai pemerintah bergerak lambat dalam menahan laju kerusakan hutan.
Rapat ditutup dengan sejumlah catatan penting dari DPR, termasuk pengetatan izin pelepasan kawasan hutan, percepatan rehabilitasi, dan penegasan arah kebijakan kehutanan di wilayah-wilayah kritis.
(RBT/MAM)
← Kembali ke Daftar